Type Here to Get Search Results !

Perumda AM Kota Padang dan Dinas Perkim Bersinergi, Air Bersih Tersalurkan ke Wilayah Terdampak Banjir

 Perumda AM Kota Padang dan Dinas Perkim Bersinergi, Air Bersih Tersalurkan ke Wilayah Terdampak Banjir

SK JENIUS TIME LINE,Padang – Semangat kolaborasi dan saling bahu membahu ditunjukkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang dalam menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah pekan lalu. Sinergi antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Padang dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang berhasil meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Krisis air bersih yang sempat terjadi di daerah terdampak banjir dapat segera ditangani melalui pendistribusian air menggunakan mobil tangki. Mobil tangki milik Dinas Perkim secara intensif dikerahkan dan terus melayani pengiriman air ke lokasi-lokasi pengungsian dan permukiman warga yang terdampak bencana.

Kepala UPT Rusunawa Dinas Perkim Kota Padang, Angga Liberdo, menyampaikan bahwa sebanyak 30 unit mobil tangki air diturunkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir. Mobil tangki tersebut difungsikan sebagai tempat penampungan (storage) air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh para pengungsi untuk memenuhi kebutuhan air harian.

“Tangki air ini akan difungsikan sebagai penampungan yang dapat digunakan para pengungsi untuk kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Angga Liberdo, Selasa (2/12/2025).

Dalam pelaksanaannya, Perumda AM Kota Padang berperan aktif dengan menyuplai air bersih dan mengisi mobil-mobil tangki tersebut. Selanjutnya, air didistribusikan ke berbagai titik penting, seperti dapur umum, sekolah, posko PMI, serta permukiman warga di daerah terdampak banjir.

Berdasarkan data Dinas Perkim, mobil tangki air ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, antara lain satu unit di Dapur Umum Kelurahan Surau Gadang, empat unit di Posko PMI dan Posko SDN 02 Cupak Tangah, satu unit di kawasan Jati depan Adabiah, serta satu unit di Jalan Tanah Datar, Siteba.

“Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian, khususnya di tengah keterbatasan akses air bersih selama masa darurat,” harapnya.

Melalui sinergi dan respon cepat antarinstansi ini, bantuan air bersih yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Pemerintah Kota Padang dalam menghadapi bencana di masa mendatang.(Mislinda)