Dani Faizal Salurkan 500 Ton Beras untuk Warga Lubuk Kilangan, Wako Padang: Teladan Kepedulian Jelang Ramadhan 1447 H.
SKJENIUS TIME LINE,Padang, 14 Februari 2026 – Kepedulian nyata ditunjukkan tokoh masyarakat Lubuk Kilangan, Dani Faizal, Dt. Rajo Mantari Alam, melalui aksi sosial besar-besaran dengan menyalurkan 500 ton beras kepada masyarakat Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Sabtu (14/2/2026).
Dani Faizal yang juga menjabat sebagai Penasehat Direksi PT Semen Padang ini dikenal luas sebagai tokoh adat dan Kepala Suku Tanjung di wilayah Lubuk Kilangan. Dengan gelar adat Datuk Rajo Mantari Alam, ia dinilai konsisten hadir membantu masyarakat, terutama dalam momentum menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan bertajuk “Penyerahan Beras 500 Ton” tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias warga. Bantuan beras ini merupakan donasi pribadi Dani Faizal sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya menjelang Ramadan. Semoga dapat meringankan beban warga,” ujar Dani Faizal kepada Jenius Time Line.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Keduanya memberikan apresiasi atas aksi sosial yang dinilai sangat membantu masyarakat Kota Padang.
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa langkah Dani Faizal patut menjadi contoh bagi para pengusaha dan tokoh masyarakat lainnya di Kota Padang untuk terus berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
Selain pembagian beras, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah umrah kepada warga yang beruntung, menambah semarak dan kebahagiaan masyarakat penerima manfaat.
Sebagai pemimpin terpilih Kota Padang periode 2025–2030, pasangan Fadly Amran dan Maigus Nasir menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus bersinergi dengan tokoh masyarakat dan dunia usaha dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga.
Aksi sosial Dani Faizal kembali menegaskan peran penting tokoh adat dan pengusaha lokal dalam menjaga nilai gotong royong di tengah dinamika ekonomi yang dihadapi masyarakat.(Mislinda)

