Kakankemenag Kota Padang Buka Bimtek Digital MTsN 2, Dorong Guru Melek Teknologi dan Inovasi Pembelajaran
SKJENIUS TIME LINE,Padang — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Edy Oktafiandi, secara resmi membuka sekaligus memberikan pembinaan kepada majelis guru dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan MTsN 2 Kota Padang berbasis digital, yang digelar di Hotel Basko, Rabu (15/4/2026).Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026 ini menitikberatkan pada penguatan kapasitas guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif serta peningkatan kualitas layanan pendidikan berbasis digital.
Kepala MTsN 2 Kota Padang,H.Ramli.S.Ag.M.Pd.,dalam keterangannya kepada Jenius Timeline menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.
“Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi agar lebih menarik dan efektif,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta laporan panitia. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah dan pembukaan resmi oleh Kakankemenag Kota Padang.
Memasuki sesi inti, peserta menerima berbagai materi strategis, mulai dari kebijakan pendidikan oleh Kakankemenag, penguatan tata kelola oleh Kasubag TU, hingga pembinaan teknis oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) dan pengawas. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembaruan informasi terkait sistem kepegawaian (SIMPEG 5) serta penyusunan visi-misi dan pembentukan panitia PMP-ZI.
Pada hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada praktik langsung. Narasumber Gilang Dwi Nanda membimbing peserta dalam pembuatan media pembelajaran interaktif, pengenalan koding, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam proses belajar mengajar.
Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik intensif untuk memastikan kemampuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan di kelas. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru MTsN 2 Kota Padang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta relevan dengan kebutuhan zaman.(Mislinda)

