Type Here to Get Search Results !

Kakankemenag Pariaman Apresiasi Pengukuhan Gelar Ustazah di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur

 Kakankemenag Pariaman Apresiasi Pengukuhan Gelar Ustazah di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur

SKJENIUS TIME LINE,Pariaman --- Suasana syahdu dan penuh haru menyelimuti prosesi pengukuhan gelar Ustazah di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Pariaman, Senin (25/5/2026). Pimpinan pondok pesantren, Buya Damanhuri Tk. Sutan Bandaro, secara resmi mengukuhkan gelar Ustazah kepada Hayatul Husna dengan gelar kehormatan “Kaasyifatul Ghummah wa Zhzhulama”.

Hayatul Husna merupakan putri sulung dari Buya Khairul Firdaus Tk. Kuning Malano, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Al Muhajirin Pariaman Timur. Prosesi ini menjadi momentum sakral sekaligus penanda berakhirnya perjalanan pendidikan santri selama tujuh tahun di lingkungan pesantren.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan prosesi pengukuhan gelar ustazah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, tetapi merupakan bentuk pengakuan dan penguatan terhadap kapasitas keilmuan serta akhlak santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

“Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di tengah masyarakat telah mampu meletakkan dan mengembangkan dasar-dasar keilmuan Islam sekaligus membentuk akhlak dan karakter Islami. Dengan bekal tersebut, para santri diharapkan mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat, kapan pun dan di profesi apa pun,” ujar Edy Oktafiandi.

Acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Pariaman Dr. Sadrianto, M.Pd, Kakankemenag Padang Pariaman H. Mukhlis, M.Pd, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Al Muhajirin Buya Khairul Firdaus M.Pd Tk. Kuning Malano beserta Bunda Martian Nelis, Camat Pariaman Timur Ahmad Syaukani, serta jajaran pejabat Kementerian Agama, Kepala KUA, pengawas madrasah, kepala madrasah, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan para orang tua santri.

Prosesi pengukuhan gelar ustazah tersebut berlangsung khidmat dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar pesantren serta masyarakat Pariaman.(Mislinda)