MIN 5 Kota Padang Gelar Bimtek PKB, Dorong Guru Ciptakan Media Pembelajaran Digital Berbasis Cinta
SKJENIUS TIME LINE,Padang ---MIN 5 Kota Padang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dengan tema “Membuat Media Pembelajaran Berbasis Digital Dalam Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 5 Kota Padang” yang berlangsung pada Selasa-Rabu, 12–13 Mei 2026 di Rocky Hotel, Padang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A. yang diwakili oleh Farhan Furqani, S.Ag., M.A. selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kota Padang.
Dalam sambutannya, Farhan Furqani menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif MIN 5 Kota Padang dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi digital yang dipadukan dengan pendekatan humanis dalam pembelajaran. Menurutnya, transformasi pendidikan saat ini menuntut guru tidak hanya mampu menguasai teknologi, tetapi juga menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati dan membangun karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala MIN 5 Kota Padang, Yul Efendi, S.Ag., M.Pd. mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik karena memadukan aspek teknologi dengan pendekatan humanis melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
“Teknologi bukan sekadar alat pembelajaran, tetapi menjadi jembatan kasih sayang antara guru dan siswa. Media digital yang dibuat guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, inklusif, dan menghargai keunikan setiap anak,” ujar Yul Efendi.
Bimtek ini menghadirkan berbagai materi menarik yang berorientasi pada penguatan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran digital kreatif dan inovatif. Pada sesi pembuka, peserta diajak memahami filosofi Kurikulum Berbasis Cinta, yakni bagaimana teknologi dapat menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.
Selanjutnya, para guru diberikan pelatihan penggunaan berbagai aplikasi digital yang mudah digunakan seperti Canva for Education untuk membuat media visual interaktif, Wordwall dan Quizizz untuk menciptakan kuis edukatif yang menyenangkan, hingga teknik sederhana membuat video pembelajaran menggunakan telepon genggam dan aplikasi CapCut.
Tidak hanya berfokus pada teknologi, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai karakter dalam setiap konten digital yang dibuat guru. Para peserta diajak memahami pentingnya personalisasi pembelajaran, pemberian umpan balik positif, serta penyisipan nilai akhlakul karimah dalam media digital yang digunakan di kelas.
Pada sesi workshop praktik langsung, guru dibagi berdasarkan level kelas bawah dan kelas atas untuk membuat proyek media pembelajaran digital sederhana. Kegiatan peer review juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya kolaboratif dan saling mendukung antar guru melalui kritik dan masukan yang santun serta membangun.
Adapun pada hari pertama kegiatan, peserta mendapatkan materi tentang merancang dan membuat perangkat pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta yang disampaikan oleh Drs. H. Hendri, M.Ed. bersama perwakilan Kemenag Kota Padang. Sedangkan pada hari kedua, materi dan praktik pembuatan media pembelajaran digital dipandu oleh Rahmad Hidayat, S.Kom., M.Kom. bersama Yul Efendi.
Melalui kegiatan ini, MIN 5 Kota Padang berharap para guru mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, adaptif, serta penuh nilai kasih sayang sehingga mampu membentuk generasi madrasah yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.(Mislinda)

