Type Here to Get Search Results !

Refti Anggriani .S.Pd.,Sulap SDN 18 Koto Luar Jadi Sekolah Asri dan Ramah Lingkungan Jelang 100 Hari Kepemimpinan

 Refti Anggriani .S.Pd.,Sulap SDN 18 Koto Luar Jadi Sekolah Asri dan Ramah Lingkungan Jelang 100 Hari Kepemimpinan

SKJENIUS TIME LINE,Padang — Menjelang 100 hari program kinerjanya sebagai Kepala SDN 18 Koto Luar Kecamatan Pauh Kota Padang, Refti Anggriani, S.Pd., terus menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam membangun lingkungan sekolah yang nyaman, asri, dan bernilai edukatif bagi peserta didik.

Berbagai terobosan mulai terlihat di lingkungan sekolah, salah satunya melalui pemanfaatan ban mobil bekas yang disulap menjadi taman sekolah serta taman duduk baca bagi siswa-siswi. Inovasi tersebut tidak hanya mempercantik lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Selain itu, Refti Anggriani juga menggagas program penghijauan dengan menanam berbagai pohon pelindung dan aneka pohon buah di lingkungan sekolah. Kehadiran pohon-pohon tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang sejuk dan nyaman, sekaligus memberikan manfaat bagi siswa yang nantinya dapat menikmati hasil buahnya.

“Ide pemanfaatan ban bekas untuk taman sekolah dan taman baca ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan nyaman bagi anak-anak. Kami juga menanam pohon pelindung dan berbagai pohon buah agar sekolah menjadi lebih asri dan hijau,” ujar Refti Anggriani saat diwawancarai Jenius Time Line, 4 Mei 2026.

Tidak hanya fokus pada penataan lingkungan fisik sekolah, Refti Anggriani juga menanamkan pendidikan karakter kepada siswa melalui gerakan mencintai lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik yang bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki semangat gotong royong.

Program pendidikan karakter tersebut diterapkan melalui berbagai pembiasaan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, melaksanakan piket kelas, hingga merawat tanaman di lingkungan sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga mengadakan kerja bakti dan penghijauan rutin setiap bulan serta lomba kebersihan antar kelas untuk menumbuhkan semangat menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Keteladanan guru juga menjadi bagian penting dalam program tersebut. Para guru memberikan contoh langsung kepada siswa dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan sekolah secara bersama-sama.

Di bidang kurikulum, pendidikan lingkungan hidup turut diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dan berbagai program sekolah. Bahkan, SDN 18 Koto Luar juga mulai menerapkan budaya sekolah sehat melalui kawasan bebas rokok dan larangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.

Melalui berbagai inovasi dan program yang dijalankan, SDN 18 Koto Luar di bawah kepemimpinan Refti Anggriani, S.Pd., diharapkan mampu menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menjadi contoh sekolah ramah lingkungan dan berkarakter di Kota Padang.(Mislinda)