Type Here to Get Search Results !

Abdullah Ginting Terpilih Pimpin PGRI Kecamatan Nanggalo Periode 2025–2030

 Abdullah Ginting Terpilih Pimpin PGRI Cabang Kecamatan Nanggalo Periode 2025–2030

SKJENIUS TIME LINE,PADANG — Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Nanggalo digelar di SDN 09 Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersatu Menguatkan Organisasi, Bergerak Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia.”

Konferensi berlangsung sebagai bagian dari agenda organisasi dalam memperkuat soliditas, meningkatkan kualitas kepengurusan, sekaligus memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan PGRI di tingkat kecamatan.

Dalam konferensi tersebut, Abdullah Ginting, S.Ag., Kepala SDN 06 Kampung Lapai Kecamatan Nanggalo, terpilih sebagai Ketua PGRI Kecamatan Nanggalo untuk periode 2025–2030.

Berdasarkan susunan kepengurusan yang ditetapkan, Abdullah Ginting didampingi Marshal Maret sebagai Wakil Ketua I, Yulisman sebagai Wakil Ketua II, Fauzil Ihsan sebagai Sekretaris, Sri Azizah Marsyah sebagai Wakil Sekretaris, serta Yulmina Roza sebagai Bendahara.


Wakil Ketua PGRI Kota Padang, Ade Mutia, M.Pd., dan Jamaris, S.Pd., didampingi Sekretaris PGRI Kota Padang, Ade Saputra, M.Pd., serta jajaran pengurus lainnya, Anggra Yuda, M.Pd., dan Mira Sasmita, M.Pd., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam keterangannya, jajaran pengurus PGRI Kota Padang menjelaskan bahwa konferensi dan pelantikan kepengurusan merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan keberlanjutan roda organisasi sekaligus memperkuat proses regenerasi kepemimpinan PGRI.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PGRI Kecamatan Nanggalo diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi para guru, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di Kecamatan Nanggalo dan Kota Padang.

Ketua terpilih Abdullah Ginting bersama jajaran pengurus diharapkan mampu membawa PGRI Kecamatan Nanggalo menjadi organisasi yang semakin aktif, kompak, dan responsif terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Semangat “Bersatu Menguatkan Organisasi, Bergerak Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia” pun menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.(Mislinda)