Kakankemenag Apresiasi Alek Mauluik Gadang, Dorong Penguatan Tradisi dan Kecintaan kepada Rasulullah SAW
SKJENIUS TIME LINE,Padang Pariaman, — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Padang Pariaman, Edy Oktafiandi, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Alek Mauluik Gadang Kabupaten Padang Pariaman yang digelar Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman pada 23–25 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan kompleks Kantor Bupati Padang Pariaman tersebut menghadirkan beragam agenda bernuansa keagamaan sekaligus budaya Minangkabau. Di antaranya lomba qasidah rebana dan bintang qasidah, tabligh akbar, malamang, dikia barzanji, pinokopi, makan bajamba, serta arakan bungo lado.
Apresiasi tersebut disampaikan Edy Oktafiandi saat menghadiri puncak Alek Mauluik Gadang, Selasa, 25 Agustus 2026, yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di pelataran Masjid Raya Ali Mukni, Kompleks Kantor Bupati Padang Pariaman.
Menurut Edy, Alek Mauluik Gadang bukan sekadar kegiatan seremonial dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melestarikan tradisi dan budaya masyarakat yang berlandaskan kearifan lokal.
“Perayaan Mauluik Gadang ini merupakan tradisi budaya yang sesuai dengan kearifan lokal. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarmasyarakat sekaligus menggali berbagai potensi yang ada, baik di daerah maupun di rantau,” ujar Edy.
Ia menambahkan, karena kegiatan tersebut dikaitkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, maka Alek Mauluik Gadang juga memiliki nilai strategis dalam meningkatkan keimanan dan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan membangun masyarakat yang semakin religius, moderat serta berkarakter.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Jhon Kenedy Aziz dalam sambutannya pada penutupan rangkaian kegiatan menyampaikan rasa puas dan terima kasih atas dukungan, partisipasi serta kontribusi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, suksesnya Alek Mauluik Gadang tidak terlepas dari kolaborasi berbagai unsur, baik lembaga pemerintah, swasta maupun masyarakat. Termasuk dukungan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman melalui Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah.
Bupati berharap Alek Mauluik Gadang dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Padang Pariaman.
“Ke depan, Alek Mauluik Gadang ini akan kita jadikan sebagai ikon budaya Padang Pariaman yang tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga diakui secara nasional bahkan internasional,” ungkap Jhon Kenedy Aziz.
Penyelenggaraan Alek Mauluik Gadang diharapkan menjadi bukti bahwa nilai-nilai agama dan budaya dapat berjalan beriringan. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dapat terus dipelihara sekaligus menjadi media mempererat persaudaraan, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.(Mislinda)

