Type Here to Get Search Results !

RS M. Djamil dan IDAI Sumbar Dekatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Edukasi Hari Anak Nasional dan Pekan Menyusui Sedunia 2026

 RS M. Djamil dan IDAI Sumbar Dekatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Edukasi Hari Anak Nasional dan Pekan Menyusui Sedunia 2026

SKJENIUS TIME LINE,--- RS M. Djamil terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat, rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan tersebut menggelar kegiatan pelayanan dan edukasi kesehatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan Pekan Menyusui Sedunia 2026 di kawasan Kantor Dharma Wanita Persatuan Kota Padang saat pelaksanaan Car Free Day, Minggu (2/8).

Kegiatan ini menghadirkan beragam layanan kesehatan yang melibatkan sejumlah departemen dan instalasi di RS M. Djamil, di antaranya Departemen Ibu dan Anak, Obstetri dan Ginekologi, Mata, THT-BKL, Gizi Klinik, serta Rehabilitasi Medik. Masyarakat mendapatkan kesempatan memanfaatkan berbagai layanan secara gratis, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis, skrining tumbuh kembang anak, pemeriksaan USG bagi ibu hamil, konsultasi menyusui bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumbar, konseling makanan pendamping ASI (MPASI), konseling THT dan mata, konseling gizi klinik, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan kepada Jenius Time Line bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Menurutnya, tantangan kesehatan anak saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan penyakit infeksi, tetapi juga mencakup persoalan stunting, obesitas anak, gangguan tumbuh kembang, kesehatan mental, paparan gawai yang berlebihan, hingga rendahnya literasi kesehatan keluarga. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan harus bertransformasi dari yang berorientasi pada pengobatan semata menjadi pendekatan yang lebih promotif, preventif, prediktif, dan partisipatif.

Melalui kolaborasi ini, RS M. Djamil berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini, memperkuat praktik menyusui, serta mendorong terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan.(Mislinda)