Type Here to Get Search Results !

LDKS SMAN 16 Padang, Bentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Peserta Didik

 LDKS SMAN 16 Padang, Bentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Peserta Didik

SKJENIUS TIME LINE, PADANG – Dalam rangka membentuk karakter sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan peserta didik, SMAN 16 Padang melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dengan mengusung tema “Berproses Menjadi Pemimpin, Berdedikasi untuk Menginspirasi.”

Kegiatan LDKS yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 16 Padang tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah II, Budi Hermawan, S.Pd., M.Si. Turut hadir Pengawas Pembina SMAN 16 Padang, Jusmiwarti BJ, M.Pd., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan kepemimpinan peserta didik.

LDKS menjadi salah satu wadah penting bagi siswa untuk mengembangkan berbagai kemampuan, mulai dari kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim hingga kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai kepemimpinan secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan, kemampuan bekerja sama, menyelesaikan persoalan serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Kepala SMAN 16 Padang, Drs. Erizal, M.Si., menyampaikan bahwa LDKS merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga kepada siswa dalam mempersiapkan diri menjadi pribadi yang memiliki rasa tanggung jawab dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungannya.

Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar kemampuan untuk memimpin orang lain, tetapi juga dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri, disiplin dalam menjalankan tugas, mampu bekerja sama serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Ia menjelaskan, tema “Berproses Menjadi Pemimpin, Berdedikasi untuk Menginspirasi” memiliki makna bahwa seorang pemimpin tidak lahir secara instan. Kepemimpinan merupakan sebuah proses panjang yang membutuhkan keberanian untuk belajar, kemauan untuk terus berkembang, konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab serta keteladanan dalam bersikap.

“Menjadi pemimpin adalah sebuah proses. Karena itu, siswa harus diberikan ruang untuk belajar, berlatih, mengambil keputusan, bekerja sama dan bertanggung jawab. Dari proses tersebut diharapkan tumbuh calon-calon pemimpin yang mampu memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Erizal.

Lebih jauh, pelaksanaan LDKS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan selama pelatihan saja. Nilai-nilai yang diperoleh peserta didik diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, baik dalam kegiatan organisasi maupun dalam proses pembelajaran.

Dengan demikian, LDKS SMAN 16 Padang menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki keberanian untuk tampil sebagai pemimpin yang berdedikasi serta mampu menginspirasi orang lain.(Mislinda)