Kerusakan Infrastruktur Perumda Air Minum Kota Padang Pascabencana di Padang Capai Rp16,5 Miliar
SKJENIUS TIME LINE, Padang---Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa kerusakan infrastruktur akibat bencana alam menjadi salah satu laporan utama di tengah upaya pemulihan pascabencana. Hal tersebut disampaikannya kepada Jenius Time Line, Rabu (8/1/2026).
Menurut Tri Hadiyanto, setelah dilakukan penghitungan secara menyeluruh, kerusakan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang meliputi tujuh intake milik PDAM diperkirakan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Total kerugian akibat kerusakan tersebut mencapai Rp16.526.783.350.
Ia menjelaskan, kerusakan SPAM ini berdampak langsung terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat, sehingga menjadi salah satu prioritas utama dalam proses pemulihan pascabencana di Kota Padang.
Di sisi lain, Tri Hadiyanto juga mengungkapkan bahwa selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana, bantuan terus berdatangan ke Posko Utama Tanggap Darurat Pemerintah Kota Padang. Bantuan tersebut datang silih berganti dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
“Bantuan yang masuk diharapkan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang menjadi korban bencana,” ujarnya.
Pemerintah Kota Padang terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan distribusi bantuan berjalan optimal demi meringankan beban warga terdampak.(Mislinda)

