Type Here to Get Search Results !

Kakan Kemenag Padang Genjot Transformasi Guru MTsN 6: Profesional, Cakap AI, dan Berbasis Cinta

 Kakan Kemenag Padang Genjot Transformasi Guru MTsN 6: Profesional, Cakap AI, dan Berbasis Cinta

SKJENIUS TIME LINE,Padang — Komitmen peningkatan mutu pendidikan madrasah kembali ditegaskan dalam Kegiatan Peningkatan Mutu MTsN 6 Kota Padang Tahun 2026 yang mengusung tema besar “Transformasi Sumber Daya Guru dan Tenaga Kependidikan: Profesional, Cakap AI, dan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Pembelajaran Mendalam.”

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi, hadir langsung memberikan pembinaan dan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa transformasi pendidikan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecakapan AI, tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. Inilah kunci menghadirkan pembelajaran yang mendalam dan bermakna,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa profesionalisme guru harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan pendekatan berbasis cinta dalam proses pembelajaran. Menurutnya, teknologi hanyalah alat, sementara hati dan ketulusan guru tetap menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan.

Sementara itu, Kepala MTsN 6 Kota Padang, H. Yakub, dalam wawancara bersama Jenius Time Line, Kamis (23/4/2026), menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya madrasah.

“Kami fokus pada pengembangan nilai religius yang selaras dengan kemajuan digital, termasuk penguatan kehumasan berbasis teknologi. Guru tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati siswa,” ujarnya.

Dengan mengusung slogan “Mengajar dengan Hati, Berkarya dengan Teknologi,” kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga pendidik yang adaptif, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Transformasi ini diyakini menjadi langkah konkret MTsN 6 Kota Padang dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital sekaligus mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual.(Mislinda)