Type Here to Get Search Results !

MIS Sungai Sapih Kota Padang Tanamkan Disiplin dan Empati Lewat Pendidikan Puasa Ramadhan

 MIS Sungai Sapih Kota Padang Tanamkan Disiplin dan Empati Lewat Pendidikan Puasa Ramadhan

SKJENIUS TIME LINE,Padang — Bulan suci Ramadhan 1447 H dimanfaatkan MIS Sungai Sapih Kota Padang sebagai momentum strategis membangun karakter peserta didik sejak dini. Melalui pembelajaran makna puasa, madrasah ini tidak hanya menanamkan kewajiban ibadah, tetapi juga membentuk fondasi disiplin, empati, dan kesadaran spiritual anak.

Kepala MIS Sungai Sapih Kota Padang, Emita, S.Pd.I., Rabu (4/3/2026) menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pendidikan karakter yang menyentuh aspek mental dan spiritual siswa.

“Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperdalam nilai-nilai agama sekaligus membentuk karakter anak. Puasa mengajarkan lebih dari sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga kedewasaan sikap,” jelasnya.

Menurut Emita, dalam konteks pendidikan dasar, Ramadhan menjadi ruang belajar yang efektif dan kontekstual. Sekolah memanfaatkan momen ini untuk mengajarkan makna puasa melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak, serta kegiatan sosial yang melibatkan siswa secara aktif.

Tanamkan Rasa Syukur dan Kesadaran Spiritual

Puasa melatih anak-anak untuk lebih menghargai nikmat yang selama ini mereka terima. Dengan merasakan lapar dan haus, siswa belajar memahami arti kecukupan dan pentingnya bersyukur.

Di sisi lain, pembelajaran puasa juga meningkatkan kesadaran spiritual. Anak-anak dibimbing untuk lebih rajin berdoa, membaca Al-Qur’an, dan mengingat nilai-nilai agama dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Latih Disiplin dan Pengendalian Diri

Menahan diri dari makan dan minum selama waktu tertentu menjadi latihan konkret dalam membangun disiplin. Anak-anak belajar mengatur keinginan, mengendalikan emosi, dan bersabar.

Keterampilan ini dinilai sangat penting karena akan berpengaruh pada kebiasaan belajar, kemampuan bersosialisasi, hingga ketahanan menghadapi tantangan di masa depan.

Tumbuhkan Empati dan Kepedulian Sosial

Lebih jauh, puasa juga menjadi sarana efektif menumbuhkan empati. Dengan merasakan lapar, siswa diajak memahami kondisi masyarakat yang kurang beruntung.

MIS Sungai Sapih mengintegrasikan pembelajaran ini dengan kegiatan berbagi dan aksi sosial sederhana, sehingga nilai kepedulian tidak hanya dipahami secara teori, tetapi dipraktikkan secara nyata.

Melalui pendidikan berbasis nilai Ramadhan ini, MIS Sungai Sapih Kota Padang menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi yang berakhlak, tangguh, dan peduli terhadap sesama.(Mislinda)