Drumband dan Tari serta Tahfidz Jadi Pilar Pendidikan Karakter, SDN 02 Indarung Cetak Siswa Disiplin dan Kreatif
SKJENIUS TIME LINE, Padang, 13 April 2026 — Upaya membangun generasi berkarakter terus digencarkan di SDN 02 Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Siska Purnama, M.Pd., pendidikan karakter tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga diimplementasikan secara nyata melalui kegiatan ekstrakurikuler drumband dan seni tari serta Tahfidz
Menurut Siska Purnama, kegiatan ekstrakurikuler tersebut menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa sejak dini. Dalam wawancara bersama Jenius Timeline, Senin (13/4/2026), ia menjelaskan bahwa terdapat empat nilai utama yang berhasil ditanamkan kepada para siswa.
“Pertama adalah kedisiplinan. Ini terlihat dari ketepatan waktu siswa dalam mengikuti latihan, mengumpulkan tugas, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, termasuk dalam hal kerapian dan pergantian pakaian,” ujarnya.
Selain itu, nilai kreativitas juga berkembang pesat. Siswa didorong untuk mengeksplorasi gerakan, menampilkan ide-ide baru, serta berkreasi baik secara individu maupun dalam kelompok. Hal ini menjadikan kegiatan drumband dan tari tidak sekadar aktivitas seni, tetapi juga ruang ekspresi diri yang positif.Lebih jauh, interaksi yang terjalin selama kegiatan turut menumbuhkan rasa sosial di kalangan siswa. Mereka belajar bekerja sama, saling menghargai, serta memberikan apresiasi terhadap sesama, baik kepada teman maupun pelatih.
Tak kalah penting, nilai tanggung jawab juga tertanam kuat. Siswa dibiasakan menyelesaikan tugas dari pelatih, bekerja keras dalam tim, serta mampu mengendalikan diri dalam setiap proses latihan maupun penampilan.
Siska menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul di masa depan. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif seperti ekstrakurikuler, nilai-nilai tersebut lebih mudah dipahami dan diinternalisasi oleh siswa.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan,” tutupnya.(Mislinda)

