Kakankemenag Kota Pariaman Buka Lokakarya Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Pembelajaran Humanis dan Bermakna di Era Digital
SK JENIUS TIME LINE,Kota Pariaman — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, H. Edy Oktafiandi, S.Ag., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Lokakarya Penguatan Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta bagi majelis guru MAN 1 Kota Pariaman yang berlangsung di Pangeran City pada 22–23 Juni 2026.
Dalam sambutannya, H. Edy Oktafiandi memberikan arahan, motivasi, dan penguatan kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi profesional serta mampu mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia, berempati, dan memiliki kepedulian sosial.
Lokakarya yang mengusung tema “Integrasi Panca Cinta Mewujudkan Pembelajaran Humanis, Bermakna, dan Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif di Era Digitalisasi” ini menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Kurikulum Merdeka yang berlandaskan nilai-nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan ilmu pengetahuan.
Kepala MAN 1 Kota Pariaman, Emma Marni, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Menurutnya, integrasi konsep Panca Cinta dalam pembelajaran menjadi langkah nyata dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi, diskusi, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi dan kolaborasi antar guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
Melalui lokakarya ini, MAN 1 Kota Pariaman berkomitmen mendukung program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Diharapkan seluruh guru mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan pembelajaran humanis, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan generasi di era digital, sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta dan nilai-nilai Panca Cinta Kementerian Agama RI.(Mislinda)

