Type Here to Get Search Results !

Wawako Padang dan Kakankemenag Kota Padang Buka Kemah Bakti 1000 Pohon MAN 1 Padang, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Berbasis Eko Teologi

 Wawako Padang dan Kakankemenag Kota Padang  Buka Kemah Bakti 1000 Pohon MAN 1 Padang, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Berbasis Eko Teologi

SKJENIUS TIME LINE,PADANG – Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., menghadiri sekaligus memberikan pembinaan dan motivasi kepada peserta dalam kegiatan Upacara Pembukaan Perkemahan Bakti 1000 Pohon MAN 1 Kota Padang Tahun 2026, yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Peduli Lingkungan Berbasis Eko Teologi dan Kurikulum Berbasis Cinta” ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen MAN 1 Kota Padang dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik melalui pendekatan keagamaan dan pendidikan karakter.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal, S.Ag., menjelaskan bahwa Kemah Bakti 1000 Pohon tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir menyampaikan bahwa Kota Padang membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Menurutnya, pemerintah kota tidak membedakan antara sekolah umum dan madrasah karena seluruh lembaga pendidikan memiliki peran yang sama dalam mencetak generasi penerus bangsa.

“Anak-anak yang dibutuhkan dunia hari ini adalah mereka yang memiliki kecerdasan, karakter yang kuat, serta akhlak yang baik. Kota Padang tidak membedakan sekolah umum dan madrasah, karena kita adalah satu untuk semua dalam membangun masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Kakankemenag Kota Padang Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A. menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an. Ia mengapresiasi program penanaman 1.000 pohon yang dinilai sejalan dengan konsep eko teologi dan penguatan kurikulum berbasis cinta yang tengah dikembangkan di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan perkemahan bakti ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kepramukaan dan penguatan karakter, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon. Diharapkan kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi madrasah yang cerdas, berkarakter, cinta lingkungan, serta siap menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan bangsa.(Mislinda)