Kakankemenag Pariaman: Tuangku adalah Kader Ulama Potensial yang Beradab dan Bermaslahat
SKJENIUS TIME LINE,Pariaman – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, menegaskan bahwa Tuangku merupakan kader ulama potensial yang dipersiapkan melalui pendidikan pesantren untuk mendalami ilmu agama secara utuh, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kemaslahatan bagi umat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan Tuangku dan Wisuda Santri Pondok Pesantren Pondok Pesantren Nurul Yaqin Hasaniyah di Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Edy Oktafiandi menjelaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua yang memiliki peran strategis dalam mencetak kader ulama sebagaimana semangat liyatafaqqahu fid diin, yakni mendalami ilmu agama secara menyeluruh untuk membimbing dan melayani masyarakat dengan penuh adab serta membawa kemaslahatan.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan pesantren kini memiliki landasan hukum yang semakin kuat dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2026. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membina dan mengembangkan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul.
"Pesantren harus mampu memanfaatkan peluang ini untuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu menjawab kebutuhan umat, tidak hanya dalam aspek spiritual dan keilmuan, tetapi juga dalam membekali santri dengan kecakapan hidup, karakter yang beradab, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Edy.
Pada kesempatan tersebut, Syaikhul Ma'had Nurul Yaqin se-Sumatera, Buya H. Zulhamdi Tuanku Kerajaan nan Shalih, secara resmi mengukuhkan dua Tuangku, yakni Il Maulana Labai Sonaro dan Zairil Bayon Khatib Tuanku Rajo Nan Sati, sebagai kader ulama yang diharapkan mampu melanjutkan estafet dakwah dan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Pariaman, Kabag Ekonomi dan Kesra, anggota DPRD Yusrizal, Kepala Dinas Pendidikan, Camat, Kapolsek, Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kota Pariaman, para pembina dan pimpinan pesantren, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta orang tua santri yang turut memberikan dukungan terhadap lahirnya kader-kader ulama masa depan.(Mislinda)

