Kakanwil Kemenag Sumbar Buka Bimtek KBC MAN 2 Kota Padang, Dorong Pembelajaran dengan Sentuhan Hati dan Cerdas Berteknologi
SKJENIUS TIME LINE, PADANG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Padang di Grand Basko Hotel, Padang, pada 11–12 Juni 2026 M atau bertepatan dengan 25–26 Zulhijjah 1447 Hijriah.
Kegiatan yang mengusung tema “Pembelajaran dengan Sentuhan Hati dan Cerdas Berteknologi” tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik MAN 2 Kota Padang sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama.
Dalam arahannya, H. Mustafa menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu menghadirkan nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, dan penghormatan terhadap kemanusiaan dalam setiap proses pembelajaran.
“Guru madrasah harus menjadi sosok yang mengajar dengan hati. Kurikulum Berbasis Cinta hadir untuk membangun suasana belajar yang humanis, menghargai keberagaman, serta mampu membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Di sisi lain, guru juga dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi agar pembelajaran semakin efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme sebagai pendidik. Menurutnya, perpaduan antara pendekatan yang menyentuh hati dengan pemanfaatan teknologi secara bijak akan melahirkan proses pendidikan yang lebih bermakna.
“Kita ingin madrasah mampu melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Karena itu, guru harus terus belajar, berinovasi, serta menjadi inspirasi bagi peserta didiknya,” ungkap Yasril.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Padang, Dr. Ahmad Asdi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek KBC ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat kapasitas guru agar mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mengedepankan nilai-nilai cinta, empati, serta penguasaan teknologi pendidikan.
“Melalui Bimtek ini, kami berharap seluruh guru MAN 2 Kota Padang semakin siap menghadirkan pembelajaran dengan sentuhan hati dan cerdas berteknologi. Hal ini sejalan dengan semangat mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan era digital,” jelas Dr. Ahmad Asdi saat diwawancarai Jenius Time Line.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, diisi dengan berbagai materi terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, strategi pembelajaran inovatif, serta penguatan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang inspiratif dan menyenangkan bagi peserta didik. (Mislinda)

