Kakanwil Kemenag Sumbar Buka PPKB MIN 3 Kota Padang, Dorong Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang Humanis dan Berdampak
SKJENIUS TIME LINE,Padang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., membuka secara resmi kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Padang, yang berlangsung pada 11–12 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Pemahaman Kurikulum Berbasis Cinta, Kita Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan dengan Pembelajaran yang Humanis dan Berdampak" ini diikuti oleh guru serta tenaga kependidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 3 Kota Padang, M. Yusuf, S.Ag., menjelaskan bahwa pelaksanaan PPKB menjadi wadah strategis dalam memperkuat kompetensi profesional para pendidik agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, karakter, serta nilai-nilai cinta dalam pendidikan.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang ramah, menyenangkan, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik," ujar M. Yusuf.
Dalam arahannya, H. Mustafa menegaskan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar para pendidik mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, penghargaan terhadap perbedaan, empati, dan keteladanan sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran di madrasah.
Sementara itu, Dr. H. Yasril mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan pembinaan ini sebagai momentum memperkuat profesionalisme, integritas, serta komitmen dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
"Kita ingin menghadirkan madrasah yang unggul, bermutu, dan dicintai masyarakat. Untuk itu, guru dan tenaga kependidikan harus terus belajar, berinovasi, serta mengedepankan pendekatan pembelajaran yang humanis dan berdampak," tuturnya.
Melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini, MIN 3 Kota Padang diharapkan semakin mampu melahirkan pendidik yang adaptif, inspiratif, dan profesional dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas serta berorientasi pada pembentukan karakter generasi yang berakhlak mulia.(Mislinda)

