Type Here to Get Search Results !

Wali Kota dan Kakankemenag Resmi Buka MTQ Nasional ke-X Tingkat Kota Pariaman, Syiar Islam Kembali Bergema Setelah Vakum Delapan Tahun

 Wali Kota dan Kakankemenag Resmi Buka MTQ Nasional ke-X Tingkat Kota Pariaman, Syiar Islam Kembali Bergema Setelah Vakum Delapan Tahun

SKJENIUS TIME LINE,Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-X Tingkat Kota Pariaman, Senin (6/7/2026), di Masjid Darul Ma'arif, Kelurahan Pondok Duo, Kecamatan Pariaman Tengah.

Pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi momentum istimewa karena kembali digelar setelah vakum selama delapan tahun. Pemerintah Kota Pariaman di bawah kepemimpinan Wali Kota Yota Balad kembali menghidupkan syiar Islam melalui penyelenggaraan MTQ sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota Pariaman bersama Kakankemenag Kota Pariaman. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman yang juga Ketua Umum LPTQ Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala KUA, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, majelis taklim, serta kafilah peserta MTQ dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ memiliki peran penting dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus menjadi tuntunan bagi generasi muda. Menurutnya, selain kegiatan bernuansa adat, budaya, seni, dan olahraga, kegiatan keagamaan seperti MTQ harus terus digelorakan agar mampu membentuk karakter generasi muda, khususnya Generasi Z, sehingga terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan perbuatan tercela.

Ia juga menyampaikan bahwa penguatan kegiatan keagamaan menjadi bagian dari visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman dalam mewujudkan Kota Pariaman yang religius dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Kakankemenag Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ secara berjenjang menjadi motivasi bagi seluruh lembaga pendidikan Al-Qur'an untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Menurutnya, kegiatan ini akan mendorong peningkatan mutu pendidikan di TPQ, MDT, sekolah, madrasah, pondok pesantren, hingga pondok tahfiz agar mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berkualitas serta mampu mengharumkan nama Kota Pariaman di berbagai ajang MTQ.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pawai ta'aruf yang berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari utusan 22 kelurahan dan desa di Kecamatan Pariaman Tengah. Pawai tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat dalam menyukseskan MTQ Nasional ke-X Tingkat Kota Pariaman sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.(Vicky)