Type Here to Get Search Results !

10 Pelajar SMAN 1 Padang Terpilih Jadi Paskibraka, Tugas hingga Tingkat Kementerian

 10 Pelajar SMAN 1 Padang Terpilih Jadi Paskibraka, Tugas hingga Tingkat Kementerian

SKJENIUS TIME LINE,PADANG — Sebanyak 10 pelajar SMAN 1 Padang menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Kesepuluh pelajar tersebut dipercaya mengemban tugas pada berbagai tingkatan, mulai dari Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, hingga tingkat kementerian.

Di tingkat Provinsi Sumatera Barat, Galang Pradipa Layana (XI F1) dipercaya sebagai Komandan Kelompok (Danpok) 8 pada upacara sore. Sementara itu, Rizqullah Kezio Syakib (XI F11) bertugas sebagai pengibar bendera Pasukan 8 dan Asyifa Tri Habsari (XI F2) dipercaya sebagai pembawa baki pada upacara pagi.

Pelajar lainnya, yakni Humaira Fajrianti (XI F2) bertugas sebagai Pagar Ayu, Erol Edelio Rofi (XI F2) sebagai Pasukan 17, Ziqni Qorrotul Aini (XI F4) sebagai Pagar Ayu, serta Husein Ibrahim (XI F4) sebagai Danpok 8.

Kemudian, Arumi Faiha (XI F5) dan Azzahra Leora (XI F6) masing-masing dipercaya sebagai Pasukan 17.

Sembilan pelajar tersebut menjalankan tugas dalam rangkaian upacara di Balai Kota Padang. Sementara satu pelajar lainnya, Safira Husianti (XI F9), mendapat kepercayaan lebih tinggi dengan bertugas sebagai pembawa baki pada upacara tingkat kementerian di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari keluarga besar SMAN 1 Padang. Kesepuluh pelajar itu disambut para guru dan rekan-rekannya dalam upacara bendera di lapangan sekolah, Senin (24/8/2026).

Kepala SMAN 1 Padang, Muhammad Isya, mengatakan keberhasilan 10 pelajar tersebut terpilih sebagai Paskibraka merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah.

Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa proses pendidikan di SMAN 1 Padang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga memberikan ruang yang maksimal bagi pengembangan potensi dan karakter siswa melalui berbagai kegiatan nonakademik.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Padang. Pembinaan nonakademik terus kami lakukan secara maksimal, sehingga pelajar dapat mengembangkan potensi, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan dan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAN 1 Padang untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, serta berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan positif di tingkat daerah maupun nasional.

Keberhasilan para pelajar tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan karakter, kepemimpinan dan nasionalisme di lingkungan sekolah dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada bangsa.(Mislinda)