Smart Surau dan Padang Juara, SDN 33 Sawahan Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
SKJENIUS TIME LINE,PADANG — Pendidikan karakter menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral, etika, tanggung jawab, dan kepribadian positif. Nilai-nilai tersebut terus diperkuat di SDN 33 Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, melalui semangat pendidikan karakter yang sejalan dengan program Smart Surau dan Padang Juara.
Kepala SDN 33 Sawahan, Jon Hendri, M.Pd., mengatakan pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari bagaimana seorang anak memiliki sikap, perilaku, dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian positif anak agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman,” jelas Jon Hendri, M.Pd., ketika diwawancarai Jenius Time Line, Senin (14/9/2026).
Ia menegaskan, pembentukan karakter bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Lingkungan keluarga dan kehidupan sehari-hari juga memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang kepribadian anak.
Karena itu, pendidikan karakter harus dibangun secara bersama-sama dan berkesinambungan antara sekolah, keluarga, serta lingkungan masyarakat. Keteladanan orang tua dan guru menjadi faktor penting agar nilai-nilai positif yang diajarkan kepada siswa tidak berhenti sebatas teori di dalam kelas.
Menurut Jon Hendri, sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu menanamkan kebiasaan baik, seperti disiplin, sopan santun, kepedulian, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat menghargai sesama.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi Padang Juara, yakni generasi yang memiliki kemampuan, karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial.
“Anak-anak harus dibekali bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter. Sebab, kecerdasan tanpa karakter dapat kehilangan arah,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara sekolah dan keluarga terus diperkuat sehingga pendidikan karakter benar-benar menjadi budaya dalam kehidupan peserta didik. Dengan demikian, siswa tidak hanya mampu meraih prestasi di sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.
Bagi SDN 33 Sawahan, pendidikan karakter bukan sekadar program, melainkan bagian dari proses panjang dalam menyiapkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(Mislinda)

