Ketua Komisi II DPRD Padang Desak PDAM Beri Kompensasi Pelanggan Terdampak Mati Air Pascabanjir Bandang
SKJENIUS TIME LINE, Padang ---Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, 6/12-2025 mendesak Perumda Air Minum Kota Padang untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak gangguan layanan air bersih sejak banjir bandang melanda daerah tersebut. Menurutnya, kondisi darurat akibat bencana tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan hak-hak masyarakat sebagai pelanggan yang selama ini membayar layanan secara rutin.
Rachmad Wijaya menilai, hingga kini ribuan warga masih kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut, kata dia, jelas menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda maupun digantikan dengan alternatif lain.
“Perumda Air Minum atau PDAM memang sedang berupaya memperbaiki intake yang rusak. Namun pelanggan tetap berhak atas kompensasi. Direksi PDAM jangan tinggal diam. Perbaikan jalan terus, tapi kompensasi itu wajib,” tegas Rachmad Wijaya, politisi Partai Gerindra.
Ia menyoroti, banyak perusahaan layanan publik lain yang memberikan kompensasi kepada pelanggan saat terjadi gangguan besar akibat bencana. Sebagai contoh, Telkomsel memberikan kuota gratis sebesar 3 GB selama tujuh hari pada masa tanggap darurat, sementara PLN juga pernah memberikan diskon hingga 50 persen kepada pelanggan terdampak, meskipun infrastruktur mereka turut mengalami kerusakan.
“Perumda Air Minum jangan hanya menghitung profit atau kondisi keuangan. Kerugian akibat banjir memang besar, tapi masyarakat jauh lebih dirugikan. Diskon atau layanan gratis sementara waktu akan sangat meringankan beban warga,” ujar Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat tersebut.
Selain mendesak pemberian kompensasi, Rachmad Wijaya menyampaikan bahwa DPRD Kota Padang juga akan mendorong percepatan pemulihan jaringan air minum. Ia menegaskan, DPRD siap menggalang dukungan dari pemerintah pusat dan instansi terkait, serta mengalokasikan anggaran melalui APBD agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kami di DPRD Padang akan membantu percepatan pemulihan Perumda Air Minum, termasuk menjembatani bantuan dari pusat. Yang penting, jangan biarkan pelanggan terlalu lama menderita,” tutup Ketua Alumni SMA 6 Padang itu.(Vicky)

