Atasi Krisis Air Bersih Perumda Air Minum, Pemko Padang Minta Menteri PUPR Bangun 200 Sumur Bor dan SPAM Baru
SKJENIUS TIME LINE,PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat merespons krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah pascabencana dan musim kemarau. Melalui Perumda Air Minum Kota Padang, berbagai langkah strategis terus dilakukan guna memulihkan distribusi air kepada masyarakat.
Salah satu upaya yang diajukan adalah pembangunan 200 sumur bor komunal serta pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru dengan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mendampingi Menteri PUPR Dody Hanggodo, bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, meninjau kondisi intake PDAM Gunung Pangilun, Selasa (3/3/2026).
Fadly Amran menjelaskan, pembangunan sumur bor komunal di ratusan titik diperlukan untuk mengurangi beban tekanan pada jaringan pipa PDAM yang saat ini masih bersifat sementara (temporary).
“Kami meminta kepada Bapak Menteri agar di daerah-daerah yang mengalami kekeringan dapat dipasang sumur bor komunal. Tujuannya agar tekanan air PDAM yang disalurkan ke rumah tangga tidak terlalu terbebani karena harus membagi suplai ke wilayah non-pelanggan,” ujar Fadly Amran.
Menurutnya, keberadaan sumur bor dan pembangunan SPAM baru diharapkan menjadi solusi jangka menengah untuk memperkuat ketahanan air bersih di Kota Padang, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak krisis air akibat kondisi alam dan kerusakan infrastruktur.
Pemko Padang berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar program tersebut dapat segera direalisasikan demi memastikan (Mislinda)

