Type Here to Get Search Results !

Kakankemenag Pariaman: ASN Harus Berintegritas, Profesional dan Menjadi Perekat Persatuan

 Kakankemenag Pariaman: ASN Harus Berintegritas, Profesional dan Menjadi Perekat Persatuan

SKJENIUS TIME LINE,Pariaman – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, menyampaikan tausiyah di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pariaman dalam kegiatan Wirid Korpri yang berlangsung dengan penuh khidmat.

Dalam tausiyahnya, Edy Oktafiandi menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara harus memahami sekaligus melaksanakan tiga fungsi utama ASN sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dengan penyampaian yang lugas dan diselingi berbagai contoh yang realistis, Edy menjelaskan bahwa sebagai pelaksana kebijakan publik, ASN wajib mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta bekerja dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan dedikasi demi mewujudkan pemerintahan yang baik.

Ia juga menekankan bahwa sebagai pelayan publik, seorang ASN harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah, santun, simpatik, adil, empati, serta profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain itu, Edy mengingatkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan dan kesatuan. Karena itu, ASN harus mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik, serta tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah keberagaman masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Wirid Korpri merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Pariaman melalui Pesantren ASN, yang bertujuan memperkuat pembinaan mental dan spiritual aparatur agar semakin berintegritas, berakhlak mulia, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh ASN Kota Pariaman tidak hanya memiliki kompetensi dan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.(Mislinda)