Type Here to Get Search Results !

Tari Samrah 120 Santri Meriahkan Hari Santri Nasional 2026 di Kota Pariaman, Mulyadi Tekankan Peran Pesantren Menuju Indonesia Emas

 

Tari Samrah 120 Santri Meriahkan Hari Santri Nasional 2026 di Kota Pariaman, Mulyadi Tekankan Peran Pesantren Menuju Indonesia Emas



PARIAMAN, JENIUS TIME LINE — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Pariaman berlangsung semarak dan meriah. Ribuan pasang mata menyaksikan penampilan tari samrah yang dibawakan oleh 120 santri pondok pesantren dan siswa madrasah se-Kota Pariaman. Penampilan bernuansa seni dan budaya tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Balaikota Pariaman, Kamis (22/10/2026).

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, bertindak sebagai pembina upacara. Ia mengapresiasi pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Kementerian Agama di halaman Kantor Balaikota Pariaman.

Dalam amanatnya, Mulyadi membacakan pidato tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Amanat tersebut menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren semakin kuat dan diperhitungkan dalam pembangunan bangsa, seiring dengan penguatan landasan hukum serta perhatian pemerintah terhadap pengembangan pesantren.

Penguatan tersebut juga ditandai dengan terbentuknya unit eselon I Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama. Kehadiran direktorat tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan, pengembangan, dan pemberdayaan pesantren di Indonesia.

Lebih lanjut, pesantren dinilai memiliki fungsi dan peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, berilmu, serta mampu menghadapi tantangan zaman. Peran tersebut sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”

Tema ini menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan Indonesia melalui pendidikan, penguatan akhlak, penguasaan ilmu pengetahuan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, menyampaikan bahwa Kementerian Agama senantiasa membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program serta kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh unsur yang terlibat sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung meriah dan membanggakan.

Upacara Hari Santri Nasional di Kota Pariaman turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, staf ahli, pimpinan instansi daerah dan vertikal, perwakilan BUMN dan BUMD, Ketua TP PKK, GOW, DWP Kota Pariaman dan Kementerian Agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Pariaman.

Peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan pesantren, menjaga nilai-nilai keagamaan, dan menyiapkan generasi santri yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Melalui semangat Hari Santri Nasional 2026, Kota Pariaman menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang berakhlak mulia, berdaya saing, serta mampu mengambil peran dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.